Langsung ke konten utama

Wall - E


Sabtu, 11 Agustus 2012. Siang hari menjelang Dzuhur. Ramadhan ke-23.

Sabtu siang, suasana hari ini sudah sangat terasa atmosphere libur.  Hari terakhir bekerja di bulan Ramadhan untuk tahun ini. Senin besok sudah memasuki libur panjang menyambut Hari Raya Idul Fitri. Sudah tidak ada lagi pekerjaan menumpuk karena Insyaalah saya sudah menyelesaikannya semua.  Jadi sambil menunggu Adzan Dzuhur,  kayanya sekarang saya pengen cerita-cerita lagi tentang film yang saya suka..kalo sebelumnya saya review tentang film yang ber-genre drama (romantis), kali ini saya akan cerita-cerita (sedikit) tentang film yang ber-genre Sience-fiction tapi dalam bentuk animasi; Wall-E.

Film ini bercerita tentang bumi di masa depan. Di masa ini keadaan bumi sudah sangat buruk, karena tertutupi sampah, saking banyaknya hingga seluruh penduduk bumi mesti diungsikan ke pesawat luar angkasa yang super gede yang bernama Axiom. Nah, di bumi ada  seorang robot..eh, sebuah apa seorang yah..hehe..sebuah robot deh. Yup, sebuah robot bernama Wall-E. Robot ini menjadi satu-satunya robot yang tersisa yang bertugas membersihkan sampah yang menggunung itu. Dia telah melakukan pekerjaan mengumpulkan sampah ini selama ratusan tahun. Hanya dia yang tersisa dan bertahan karena rekan-rekan sesama robotnya telah rusak dan mati. Wall-E mengumpulkan sampah yang ada, kemudian mencetak sampah-sampah tersebut dan menumpuknya hingga menjadi bangunan-bangunan pencakar langit. Bisa dibayangkan betapa bumi telah ditutupi oleh sampah, hingga tidak ada secuil pun nafas kehidupan. Tanah, udara dan air telah sangat tercemar. Oleh karena itulah penduduk bumi sampai diungsikan ke pesawat luar angkasa Axiom.

Menjadi robot satu-satunya yang ada, melakukan tugasnya mengumpulkan sampah bertahun-tahun hanya sendiri saja membuat Wall-E yang hanya robot pada akhirnya mempunyai perasaan. Well..saudara-saudara…Wall-E ternyata kesepian..

Pada suatu hari, Wall-E menemukan bibit tanaman, dan kemudian ia menanamnya di sebuah sepatu usang. Wall-E rajin merawat bibit tanaman tersebut. Tak lama kemudian, pesawat Axiom mengirimkan robot bernama EVE ke bumi untuk melihat apakah ada perkembangan di bumi setelah ditinggalkan cukup lama oleh penduduk bumi. Mendeteksi apakah ada tanda-tanda kehidupan flora dibumi. Berbeda dengan Wall-E, robot yang mempunyai perasaan, salah satunya kesepian, hehehe..EVE adalah robot yang sangat jutek, sangar, karena tidak ragu-ragu menembakkan laser. Tapi anehnya, Wall-E malah jatuh cinta! Hal itu ternyata disebakan oleh kebiasaan Wall-E yang hobi menonton video pasangan pria dan wanita yang sedang jatuh cinta. 

Pertemuan kedua robot yang berbeda ‘watak’ ini banyak menimbulkan hal lucu..Wall-E yang welcome terhadap EVE, selalu dibalas amarah dan tembakan laser bila Wall-E mencoba mendekati. Namun pada akhirnya Wall-E dan EVE dapat berteman baik. Eve adalah robot yang yang diprogramkan untuk mencari keberadaan tumbuhan di bumi. Oleh karena itu, ketika Wall-E menunjukkan bibit tanamannya kepada EVE, dan kemudian EVE menyimpan bibit tersebut ke tubuhnya, setelah itu EVE menjadi non-aktif secara otomatis. Hal itu menjadi tanda bahwa, tugas EVE sudah selesai karena menemukan tanda kehidupan flora di bumi, dan ia akan segera ditarik kembali ke pesawat Axiom.

Wall-E sangat sedih karena teman satu-satunya tersebut di tarik kembali ke pesawat Axiom. Oleh karena itu dia berusaha menyusup ke dalam pesawat tersebut, dan disanalah petualangan Wall-E dimulai dan disanalah penentuaan nasib peradaban manusia selanjutnya.
Didalam pesawat luar angkasa Axiom, dapat dilihat peradaban manusia sudah sangat tergantung pada robot, dari makan hingga tidur, semua aktivitas dari berat, semua dilayani oleh robot. Jadi tidak heran bila tubuh manusia-manusia yang hidup didalam pesawat ini menjadi gemuk dan kurang kalsium. Pesawat ini dikomando oleh seorang Kapten pilot bernama Kapten B. McCrea.

Kembali ke Wall-E dan EVE, setelah sampai di dalam pesawat, EVE diaktifkan kembali dan diprogram untuk mengembalikan bibit yang ditemukannya dari Wall-E kepada kapten pesawat Axiom, Kapten McCrea. Bibit ini akan dideteksi oleh alat bernama holo-detector yang berfungsi unutk mengetahui adakah tanda-tanda kehidupan di bumi berdasarkan bibit tadi sebagai pedomannya. Jadi dari alat ini bisa diketahui apakah ada kemungkinan manusia kembali ke bumi. 

Sayangnya ada beberapa pihak yang tidak menyetujui wacana kembali ke bumi, karena program penyelamatan bumi sudah dianggap gagal, dan tidak ada kemungkinan lagi manusia kembali ke bumi. Salah satu pihak tersebut adalah asisten utama McCrea yang bernama GO-4. Asisten pilot ini bahkan mencuri bibit tersebut dari EVE, dan berniat menghancurkannya agar tidak sampai terdeteksi oleh holo-detector. Namun Wall-Edan EVE berjuang sekuat tenaga agar dapat bisa mnyelamatkan bibit tersebut dan bisa terdeksi oleh alat pendeteksi. 

Setelah terdeteksi oleh holo-detector, pesawat Axiom menuju ke bumi. Sayanganya, pertempuran antara Wall-E dengan robot-robot penjaga pesawat Axiom ketika berusaha meyelamatkan bibit tumbuhan tersebut, menyebabkan Wall-E rusak berat. Eve yang sudah ‘jatuh cinta’ (robot kok bisa jatuh cinta yaa, hehe) kepada Wall-E berusaha keras memperbaiki Wall-E. Sayangnya, setelah diperbaiki dengan sempurna, Wall-E bukanlah Wall-E yang dikenal EVE sebelumnya. Karena sedih, EVE memegang tangan Wall-E dan menciumnya. Ternyata, percikan listrik dari ciuman tadi mampu mengembalikan ingatan Wall-E, dan keduanya menjadi pasangan robot yang berbahagia…(hahahah…bagian ini aneh banget yaa..)

Tiba di bumi, manusia dan robot saling bekerja sama memperbaiki kehidupan di Bumi dibawah pimpinan Kapten McCrea. Pada akhirnya, manusia dapat hidup kembali di Bumi, dan kehidupan kembali seperti sedia kala. 

Nah begitulah ringkasan film animasi Wall-E ini. keunikan film ini adalah sebagian besar berjalan tanpa dialog. Kita hanya mendengar suara khas mesin rrobot saja..apalagi ketika mendengar ‘percakapan’ antara Wall-E dan EVE..(pasti g ngerti deh…hehe, kan suara mesin aja..) tapi anehnya kita bisa menangkap maksud tersebut apa berdasarkan gerakan-gerakannya..(kaya membaca  bahasa isyarat deh..)

Pada akhirnya, saya menyimpulkan, film ini mengajarkan pengorbanan (antara Wall-E dan Eve dan sebaliknya), perjuangan (perjuangan Wall-E dan para robot ‘baik’ Axiom agar manusia dapat kembali ke bumi). Nah kita juga belajar bagaimana kita seharusnya sebagai manusia, sudah kodratnya sebagai khlaifah atau pemimpin di bumi..Tugas khalifah disini bukan perusak, tapi berusaha bagaimana mewujudkan kesejahteraan umat manusia di bumi, tapi tetap  berselaras dengan alam. Tidak usah pusing-pusing bagaimana berselaras dengan alam, karena banyak hal-hal kecil yang dapat kita lakukan, misalnya tidak membuang sampah sembarangan, menanam bunga atau pohon (bisa di lingkungan rumah sendiri, atau membuat gerakan menanam pohon di lingkungan lebih besar), atau untuk ruang lingkup lebih besar lagi adalah menciptakan hutan kota. 

Sebagai khalifah di bumi, manusia seharusnya berprinsip “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. ” 

(dan saya masih belum bisaa berbuat apa-apa T.T )

Semoga bermanfaat
TKP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

just a little talk

Bulan  Januari ini adalah awal masuk KBM semester kedua untuk anak-anak sekolah. Semester kedua ini akan menjadi semester tersibuk dibanding semester pertama. Anak-anak kelas ujung akan menghadapi ujian nasional dan adik-adik kelasnya akan menghadapi ujian kenaikan kelas. Dan para orang tua sibuk mempersiapkan segalanya. Mulai mencari-cari tempat tambahan belajar yang tepat, atau mencari-cari sekolah yang terbaik. Bulan Januari ini saya baru memulai kembali bekerja di minggu kedua. Dengan berbagai cerita menarik bagi saya pribadi, walaupun sebenarnya kasus yang saya alami bukanlah yang pertama karena bagi saya selalu ada satu sisi yang menarik seperti hari kemari,  saya kedatangan konsumen seorang ibu-ibu yang semangat sekali ingin memasukkan anaknya berbagai kegiatan tambahan belajar. Di tempat saya bekerja memang banyak menawarkan produk pendidikan dari yang bersifat formal hingga non formal tapi bukan berarti kami menampung semua keinginan para orang tua siswa mengenai...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...

Stuck

Hoammmm.  Hari ini saya masuk kembali bekerja setelah beberapa hari disarankan untuk bedrest. Setelah melakukan perjalanan jauh untuk ibadah umroh ternyata tubuh saya benar benar drop sesampainya di indonesia. Padahal selama di tanah suci saya sehat bahagia sentosa lahir batin bahkan tidak mau pulang rasanya..hahaha.. saya sempat langsung bekerja setelah diberi waktu sehari untuk istirahat...ternyata itu tidak cukup dan ternyata saya tidak sekuat yang saya pikirkan. Sehari libur sehari masuk kemudian ijin libur lagi. Dan baru masuk lagi di minggu ke tiga ini. Apa kabar gaji saya yah.... Jadi kalo dihitung hitung hampir sebulan saya tidak bekerja bila dtotal denhan liburan semster desember lalu. Wow. super sekali. Pantes saya jadi super mager begini.  Pada hari pertama 'sok kuat' saya minggu lalu saya sudah memulai mengumpulkan nyawa bekerja dengan merapihkan meja kantor. Bekerja akan nyaman dan menyenangkan jika meja kerja kita rapih dan bersih. Bukan begitu?...