16 Agustus 2012.
Kamis
08.55
Hari-hari terakhir Ramadhan 1433 H, menjelang Idul Fitri. Jalan-jalan di depan rumah saya pagi ini masih sangat sepi. Tidak banyak orang berlalu lalang seperti biasanya. Nampaknya orang-orang lebih suka di rumah, membuat kue, atau berbenah rumah menyambut hari Raya..dan saya, hari ini, memutuskan melakukan hal yang sama. Tidak kemana-mana. Diam di rumah. Beres-beres,..sambil berbagi cerita :D
Teman bermain dan belajar…B-O-B-O..BOBO!!!
Mungkin sebagian besar dari kita kenal dengan slogan
diatas..yup, itu adalah slogan milik majalah kesayangan anak-anak Indonesia
(Saya salah satunya); Majalah Bobo.
Cikal bakal majalah Bobo adalah halaman anak-anak di
Harian Kompas. Kemudian, atas prakarsa Bapak PK Ojong dan Bapak Jakob Utama,
para pendiri Kompas, halaman anak-anak ini dikembangkan menjadi majalah
anak-anak yang kita kenal hingga saat ini. Majalah Bobo terbit untuk pertama
kalinya pada tanggal 14 April 1973. Bobo juga menjadi majalah berwarna pertama
di Indonesia.
Majalah Bobo aslinya dari Belanda. Nah, majalah Bobo
Indonesia ini adalah versi ‘lainnya’. Awalnya isi majalah Bobo Indonesia berasal dari
bahan-bahan majalah Bobo belanda yang di-Indonesia-kan. Tapi untuk saat ini,
seluruh isi majalah Bobo dibuat dan dikerjakan oleh staf redaksi Bobo Indonesia. isi dan
penampilan majalah Bobo juga saat ini semakin bervariasi, disesuaikan dengan
perkembangan zaman. Namun, ada yang tidak berubah dari awal terbit hingga saat
ini, yaitu majalah Bobo masih menampilkan cerita-cerita bergambar (cergam),
yang sangat digemari anak-anak..(saya salah satunya!), seperti cerita dari Negeri
Kelinci, Cerita dari negeri Dongeng, Bona Gajah kecil Berbelalai Panjang, Paman
Kikuk, Husin dan Asta.
Khusus untuk cerita dari Kelinci, menceritakan Karakter
utama dari majalah ini, yaitu Bobo..dan dia-lah yang menjadi ikon majalah
anak-anak ini. kita bisa ‘berkenalan’ dengan keluarga si Bobo ini, ada Emak, Bapak yang bijaksana. Bobo juga mempunya 3 saudari (kelinci) perempuannya,
yaitu Coreng, Upik dan Cimut..Bobo juga mempunyai teman akrab bernama Doni, dan
sepupu bernama Tut-Tut, selain itu ada Nenek yang baik hati, Paman Gembul yang suka makan, Tante Titi Teliti yang super teliti (atau perfeksionis ?),
dan masih banyak lagi om-om, tante-tante, sepupu-sepupu lainnya…sepertinya
memang berusaha menyesuaikan dengan kultur Indonesia yang memang ‘berkeluarga besar’…
Majalah Bobo juga sering menyisipkan serial cerita
bergambar. Jadi kita harus sabar setiap minggunya untuk menunggu kisah kelanjutan
cergam tersebut hingga tamat. Salah satu serial cerita bergambar yang sering
dimuat majalah Bobo dan sangat saya suka adalah Pak Janggut. Tapi sayangnya
mulai menghilang belakangan ini. Selain Pak Janggut ada juga serial bergambar
yang sebagian besar bertema petualangan lainnya yang sering dimuat majalah Bobo
(dulu) antara lain: Dua Hantu Cilik, Petualangan Hiawata, Amadeus Coca. Mungkin
masih banyak lagi cergam-cergam lainnya, namun hanya yang tersebut diatas yang
masih saya ingat..
Selain cerita bergambar atau serial cerita bergambar,
majalah Bobo juga mempunyai rubrik lain yang cukup menarik dan menambah
wawasan , misalnya rubrik Boleh Tahu, Flora-Fauna, Ensiklo Bobo Potret Negriku,
dan Keliling Dunia. Sebagai informasi, rubrik-rubrik tersebut merupakan rubrik baru, karena di awal tahun diterbitkan, rubrik tersebut belum ada. Selain itu majalah Bobo juga menampilkan Cerpen-Cerpen
menarik khas anak-anak. Ada juga halaman khusus atau rubrik yang memuat kiriman
khusus karya tulis atau karangan pembaca Bobo (anak-anak pastinya), yaitu Arena
Kecil dan Tak Disangka, yang khusus menampilkan cerita-cerita atau karangan yang
isinya sangat khas anak-anak. Arena Kecil berisi pengalaman ketika melakukan
sesuatu hal, dan Tak Disangka berisi pengalaman unik, lucu, atau mengejutkan. Nah,
dari halaman khusus Bobo ini, anak-anak bisa belajar menulis untuk menuangkan
ide cerita apa saja yang mereka sukai atau alami…dan bagi yang suka
gambar-menggambar, dan menulis puisi, Majalah Bobo juga mempunyai tempat
khusus, yaitu; Halamanku.
Usia majalah bobo kini semakin bertambah, dari pertama
kali saya kenal Bobo pertama kali, belasan tahun yang lalu (kayanya saya tua
banget yaa..) hingga sekarang, Bobo semakin banyak perkembangan, yang bermanfaat
pastinya. Majalah Bobo bervisi ikut mencerdaskan bangsa dengan memberikan
bacaan yang menghibur, sehat, dan bermanfaat dalam tumbuh kembang anak, dan
misi-nya adalah menemani anak dalam bermain dan belajar. Membantu anak dalam
mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan kreatifitas (dapat kita bukitikan
dengan halaman-halam khusus yang ada pada majalah bobo, seperti yang saya ceritakan
diatas). mengajak anak berpikir logis dan bernalar. Peka terhadap sesame dan
menghargai keragaman dan hidup yang bermartabat. (Sumber Visi dan Misi Majalah
Bobo: http://www.woamu.mangaku.net/2010/08/bobo-dari-masa-ke-masa.html)
Dengan tambahan-tambahan isi dan artikelnya. menambah pengetahuan
bagi yang membacanya, khususnya untuk anak-anak dan dengan tampilan yang
menarik, sehingga anak-anak tidak akan bosan membacanya (orang yang bukan
anak-anak saja masih suka membacanya#saya#). Jadi slogan Teman Bermain dan Belajar
memang cocok untuk majalah ini. bahkan ada juga yang menyebut Bobo sebagai ‘guru’
bagi anak-anak Indonesia (hayoo..siapa itu..). selain perkembangan isi, ada
perkembangan lainnya yang sudah menjadi ‘kodrat alam’ yaitu perkembangan
harga..karena menyesuaikan dengan harga kertas dunia.
Hingga kini, walaupun saya sudah bukan anak-anak lagi,
saya tetap menjadi penggemar, pencinta majalah ini. Di hati saya, bobo adalah;
teman bermain dan belajar!!
Dan suatu saat nanti, saya akan memperkenalkan majalah
ini kepada anak-anak saya, biar mereka mempunyai pengetahuan yang luas dan
gemar membaca :D
Usia majalah bobo boleh bertambah
seperti usia kita, namun karakter ikonik-nya-Bobo memang tak akan pernah tua,
sama seperti Peter Pan, the who can fly and who never ages..akan selalu ada di
hati anak-anak (yang suka membacanya)..dan di hati saya..(yang pernah dan terus
masih membacanya)
Sumber:
http://bobo.kidnesia.com/Bobo/B-Nostalgia/Kolom-Nostalgia/Bobo-Dulu-Kini-dan-Selamanya
Semoga Bermanfaat
TKP
![]() |
| Cover Bobo ketika pertama kali terbit |
![]() |
| Majalah Bobo dari masa ke masa |


Komentar
Posting Komentar