Liburan
bulan Juni yang lalu, saya dan teman-teman kantor melakukan perjalanan ke Pulau
Jawa. Mengunjungi tempat-tempat wisata sekaligus bersilahturahmi, berkunjung ke
rumah teman-teman sekantor yang kebetulan kampung halamannya kami lewati. Memang
tidak semua propinsi di pulau Jawa kami kunjungi karena keterbatasan waktu. Kami
hanya mempunyai waktu seminggu saja
termasuk dengan pulang dan pergi. Memang, karena keterbatasan waktu itu, ada
beberapa tempat tujuan yang terpaksa dilewatkan. Tapi bagi saya pribadi, perjalanan
ini cukup menyenangkan, karena bisa refreshing menikmati pemandangan
tempat-tempat yang jarang atau bahkan tidak pernah saya kunjungi sebelumnya. Lumayan mengurangi kepenatan, kejenuhan tubuh dan pikiran selama satu semester
karena rutinitas pekerjaan.
Diantara banyak tempat yang kami kunjungi, saya
paling suka berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada nilai sejarah dan
budaya. Jadi bagi saya, walaupun berlibur, saya masih tetap belajar (heloo..ini kan liburan..serius
banget…kenapa saya jadi seserius ini yaa..). Misalnya berkunjung ke Candi
Prambanan dan Borobudur..tapi sayangnya kami melewatkan kunjungan ke Candi
Borobudur karena kami sudah cukup kesorean saat tiba disana. Jadi akhirnya, kami hanya berkunjung ke Candi Prambanan saja.
Candi Prambanan adalah mahakarya kebudayaan Hindu dari abad ke-10. Yang paling saya kagumi dari Candi Prambanan adalah keindahan arsitekturnya. Bangunannya menjulang tinggi. Tinggi ada sekitar 47 meter. Candi Prambanan bahkan dianggap sebagai candi Hindu tercantik di dunia. Candi ini juga termasuk ke dalam Situs Warisan Budaya UNESCO.
Ada sebuah legenda melekat pada candi ini. Legenda ini diceritakan oleh masyarakat Jawa. Alkisah, ada seorang laki-laki yang bernama Bandung Bondowoso. Ia sangat mencintai perempuan cantik bernama Roro Jongrang. Karena tidak mencintai, Jongrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Ternyata permintaan tersebut hampir terpenuhi. Khawatir, Roro Jongrang meminta penduduk desa menumbuk padi dan membuat api besar agar seolah-olah tampak seperti pagi hari. Ayam pun berkokok. Bondowoso baru dapat membuat 999 arca mengetahui kaecurangan ini kemudian mengutuk Jongrang menjadi arca yang ke-1000.
Pintu masuk ke kompleks bangunan ini terdapat di
keempat arah penjuru mata angin, akan tetapi arah hadap bangunan ini adalah ke
arah timur, maka pintu masuk utama candi ini adalah gerbang timur. Kompleks
candi Prambanan terdiri dari:
- 3 Candi Trimurti: candi Siwa, Wisnu, dan Brahma
- 3 Candi Wahana: candi Nandi, Garuda, dan Angsa
- 2 Candi Apit: terletak antara barisan candi-candi Trimurti dan candi-candi Wahana di sisi utara dan selatan
- 4 Candi Kelir: terletak di 4 penjuru mata angin tepat di balik pintu masuk halaman dalam atau zona inti
- 4 Candi Patok: terletak di 4 sudut halaman dalam atau zona inti
- 224 Candi Perwara: tersusun dalam 4 barisan konsentris dengan jumlah candi dari barisan terdalam hingga terluar: 44, 52, 60, dan 68
Maka terdapat total 240 candi di kompleks
Prambanan.
| Candi Prambanan |
| Candi Prambanan dan sebatang pohon..(foto favorit saya, hehe..) |
| Bersama teman-teman dengan latar belakang Candi Prambanan |
| Kemegahan Candi Prambanan dari jauh |
| Dengan Turis bule, hehe..kan sama-sama turis..kalo kita turis domestik.. |
| Megahnya bangunan Candi Prambanan |
| Cuaca Panas Prambanan |
Di sekitar area candi terdapat sebuah taman yang juga indah. Banyak terdapat pohon-pohon yang rindang. Bila kelelahan setelah berkeliling melihat candi, kita bisa beristirahat di area taman ini.
| Bersantai di area taman Candi Prambanan |
| Masih bersantai di area taman Candi Prambanan |
Begitulah sedikit cerita saya tentang Candi cantik Candi Prambanan :D
Semoga, suatu saat nanti, saya bisa berkunjung kembali melihat keindahan, kemegahan dan keanggunan candi ini.
TKP
Komentar
Posting Komentar