Langsung ke konten utama

just a little talk

Bulan  Januari ini adalah awal masuk KBM semester kedua untuk anak-anak sekolah. Semester kedua ini akan menjadi semester tersibuk dibanding semester pertama. Anak-anak kelas ujung akan menghadapi ujian nasional dan adik-adik kelasnya akan menghadapi ujian kenaikan kelas. Dan para orang tua sibuk mempersiapkan segalanya. Mulai mencari-cari tempat tambahan belajar yang tepat, atau mencari-cari sekolah yang terbaik.

Bulan Januari ini saya baru memulai kembali bekerja di minggu kedua. Dengan berbagai cerita menarik bagi saya pribadi, walaupun sebenarnya kasus yang saya alami bukanlah yang pertama karena bagi saya selalu ada satu sisi yang menarik seperti hari kemari,  saya kedatangan konsumen seorang ibu-ibu yang semangat sekali ingin memasukkan anaknya berbagai kegiatan tambahan belajar. Di tempat saya bekerja memang banyak menawarkan produk pendidikan dari yang bersifat formal hingga non formal tapi bukan berarti kami menampung semua keinginan para orang tua siswa mengenai les ini dan itu yang mereka mau, kami selalu menawarkan sesi konsultasi bila diperlukan.

Saya prihatin. anak-anak sekarang sepertinya bebannya lebih berat. sekolah sampe sore. kemudian ada berbagai les tambahan entah sempoa, les berbagai bahasa, balet, les musik, les robotik bahkan les menggambar melukis, berenang, scrabble dan laiinya.  Saya bahkan agak ragu, sebenernya yang semangat les ini dan itu ibu atau anaknya...demi prestise atau apa..entahlah...bagi saya untuk les tambahan bahasa asing itu masih dibilang wajar, tapi bila ada les scrabble segala macem itu kayanya mungkin kebanyakan budget..hehehe...*perasaan saya main scrabble ga pernah pake les-les segala deh...

Untuk ibu-ibu tadi, akhirnya beliau memutuskan akan akan mendiskusikan terlebih dulu dengan ayah dan anaknya. Menurut saya itu lebih bijaksana. Lebih baik lagi bila anaknya diajak melihat tempat dia akan belajar nantinya. Saya suka sekali menemani orang tua yang mengajak anaknya untuk berkeliling melihat dan mengenal lingkungan sekolah/tempat belajar terlebih dahulu. Melihat kelas, tempat bermain, atau bahkan melihat kantinnya. senang sekali kalo melihat anak-anak yang antusias bersemangat melihat tempat belajarnya nanti.

Pada hari yang sama juga, saya kedatangan kembali kedatangan tamu, kali ini adalah seorang ibu yang (tampak)galau(berat). beliau ingin mencabut semua dananya. Ibu ini ingin menghukum anaknya karena anaknya kedapatan bolos tidak masuk les berhari-hari. Yah, mungkin sekali lagi satu kuncinya. Komunikasi. Alasan anaknya bolos les adalah karena kelelahan. Kasian yah. Akhirnya khusus untuk ibu ini yang masih penuh emosi saya arahkan langsung ke bagian yang lebih tepat.

Di awal semester ini seperti yang sudah-sudah, pekerjaan yang paling menyita pikiran saya adalah mengenai pengaturan jadwal. Sering kali terjadi, saya benar benar kesulitan membantu membuatkan jadwal untuk seorang siswa. dari senin sampe minggu bahkan ada jadwal les. kapan waktu mainnya. Subhanallah.

Walaupun saya “berdagang” tapi saya tetep gak tega menawarkan semua kegiatan belajar itu, dan hal yang paling menyenangkan dari pekerjaan saya adalah, saya lebih suka “berdiskusi” langsung dengan calon siswa daripada dengan orangtuanya, pertama; karena mereka lebih tahu kebutuhan mereka, dan dengan begitu, saya akan lebih mudah mengarahkan program mana yang tepat untuk mereka, menurut saya seperti itu. Dan alasan kedua; karena ibu-ibu biasanya repot dengan DISKON untuk urusan pembayaran..bikin kusut...haha..

TKP




Komentar

  1. bukan. blog aq cuma 1 ini. hanya brgnti nama aja. setahun kmrn aq bnr2 stuck dan bnyk hal yg trlewatkan. jd aq pgn mulai lagi. smg g mandek lagi...

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu RumahMu

“Labbaik Allaahumma labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka, laa syariikalak”.  Artinya: Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah tidak ada sekutu bagi Mu, Aku datang memenuhi panggilan Mu. Sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasaan adalah milik Mu, tidak ada sekutu bagi Mu. Yayasan pendidikan tempat saya bekerja memberikan 1 tiket gratis perjalanan umroh setiap setahun sekali bagi setiap karyawannya yang dianggap memenuhi syarat. Biasanya akan diberikan setiap acara halal bihalal lebaran idul fitri. Sore itu, saya ingat sekali, banyak sekali tamu yang datang untuk menanyakan informasi tentang sekolah dan bimbel. Saya bekerja di divisi bagian informasi sudah pasti harus tetap standbye di meja depan walaupun acara tengah berlangsung. Saya dengan senang hati tetap melayani tamu di depan, toh makanan akan tetap di antar ke ...

Sepotong Hati Saya Tertinggal Disana

  I hate small talk. I wanna talk about atoms, death, aliens, magic, intellect, the meaning of life, faraway galaxies.... Namun, terkadang ada di suatu waktu, saya tidak ingin bercerita. Apalagi bercerita banyak hal. Tentang apapun, atau kepada siapapun. Berdiam diri adalah suatu relaksasi buat saya dari kepenatan berbagai hal. Berdiam diri dan hanya menjadi observer di sekeliling saya. Mencerna banyak hal tanpa harus berkata kata. Seperti setahun belakangan ini, tak banyak hal yang ceritakan disini. Tidak seperti tahun sebelumnya. Kali mungkin masih sama. Walaupun saya baru saja mengalami seperti terbangun dari mimpi...mimpi yang selama ini hanya ada jauh didasar mimpi mimpi saya, ternyata bisa menjadi nyata. Itu adalah benar benar perasaan luarbiasa yang tak terkatakan. Hanya satu kalimat yang mungkin mewakili perasaan saya saat ini; "saya jatuh cinta, sepotong hati saya tertinggal disana" di rumah Allah...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...