Langsung ke konten utama

VitE



Untuk menunjang daya tahan tubuh, saya mengkonsumsi suplemen vitamin. Vitamin E khususnya,  kira-kira sejak 3 tahun yang lalu tepatnya. Itupun karena dari rekomendasi dokter langganan saya. Berawal saya yang tiba-tiba jatuh sakit. Bu dokter langganan keluarga saya ini ‘memvonis’ saya kelelahan. Memang saat itu saya baru saja berkenalan dengan dunia kerja yang mengharuskan pergi pagi pulang malam. Tubuh saya sepertinya ‘shock’ karena sebelumnya dunia saya hanya diisi dengan perkuliahan yang biasa saja dan saya bukanlah aktivis kampus yang super sibuk. 

Awalnya saya terheran-heran mengapa Bu dokter ini memberi saya suplemen vitamin E yang iklannya sering muncul di TV itu? Bukankah vitamin E hanya untuk kecantikan? Yang ada dalam pikiran saya waktu itu adalah, jangan-jangan Bu dokter ini adalah distributor suplemen vitamin E, atau ambassador vitamin E..haha...

Vitamin E memang  terkenal sebagai vitamin kecantikan karena bermanfaat untuk menunjang kesehatan kulit, yaitu untuk menjaga kelembapan dan melembutkan kulit serta mencegah penuaan dini (ini manfaat yang paling saya suka, hehe..). Ternyata selain itu, vitamin E juga mempunyai manfaat lain, yaitu bermanfaat sebagai antioksidan yang bisa melawan penyakit,menjaga daya tahan tubuh radikal bebas serta reproduksi normal manusia, jadi  bisa membantu manjaga stamina tubuh saya agar tetap fit. Tentunya tidak lupa nutrisi makan yang cukup karena suplemen vitamin ini hanyalah pelengkap. 

Suplemen vitamin E banyak beredar di pasaran, maka kita harus pintar memilih. Saya merasa sedikit beruntung, karena dokter yang biasa menangani kesehatan saya yang memilihkan. Saya jadi merasa aman. Meskipun demikian, saya tetap harus berhati-hati, karena bagaimanapun vitamin yang terbaik adalah vitamin alami yang berasal dari sayusan dan buah-buahan. Sedangkan suplemen vitamin ini adalah buatan, sudah pasti ada efek sampingnya. Oleh karena itu yang paling saya perhatikan adalah dosisnya. Jangan sampai melebihi dosis. 

Sumber Vitamin E alami bisa didapat dari sayuran hijau, buah, hati, kuning telur, susu, telur, mentega, sereal, kacang-kacangan, kecambah. Dan dua sumber Vitamin E alamiah terbesar yakni berasal dari minyak biji gandum dan biji bunga matahari. Hal penting dari vitamin E yang harus diingat adalah mudah rusak oleh panas yang tinggi, biasanya karena proses memasak dan terpapar sinar matahari ataupun juga proses penyimpanan. Jadi, sumber vitamin E alami yang terbaik adalah makanan yang segar, mentah, atau belum diproses.

Kebutuhan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin setiap orang tidak sama. Tergantung kebutuhan tubuh masing-masing. Oleh karena itu perlu untuk konsultasi terlebih dahulu suplemen apa yang cocok untuk tubuh kita, jadi tidak salah pilih. Jangan sampe yang harusnya bermanfaat bagi tubuh malah memberi mudharat bagi tubuh…Salam sehat !

TKP


Sumber


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

just a little talk

Bulan  Januari ini adalah awal masuk KBM semester kedua untuk anak-anak sekolah. Semester kedua ini akan menjadi semester tersibuk dibanding semester pertama. Anak-anak kelas ujung akan menghadapi ujian nasional dan adik-adik kelasnya akan menghadapi ujian kenaikan kelas. Dan para orang tua sibuk mempersiapkan segalanya. Mulai mencari-cari tempat tambahan belajar yang tepat, atau mencari-cari sekolah yang terbaik. Bulan Januari ini saya baru memulai kembali bekerja di minggu kedua. Dengan berbagai cerita menarik bagi saya pribadi, walaupun sebenarnya kasus yang saya alami bukanlah yang pertama karena bagi saya selalu ada satu sisi yang menarik seperti hari kemari,  saya kedatangan konsumen seorang ibu-ibu yang semangat sekali ingin memasukkan anaknya berbagai kegiatan tambahan belajar. Di tempat saya bekerja memang banyak menawarkan produk pendidikan dari yang bersifat formal hingga non formal tapi bukan berarti kami menampung semua keinginan para orang tua siswa mengenai...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...

Stuck

Hoammmm.  Hari ini saya masuk kembali bekerja setelah beberapa hari disarankan untuk bedrest. Setelah melakukan perjalanan jauh untuk ibadah umroh ternyata tubuh saya benar benar drop sesampainya di indonesia. Padahal selama di tanah suci saya sehat bahagia sentosa lahir batin bahkan tidak mau pulang rasanya..hahaha.. saya sempat langsung bekerja setelah diberi waktu sehari untuk istirahat...ternyata itu tidak cukup dan ternyata saya tidak sekuat yang saya pikirkan. Sehari libur sehari masuk kemudian ijin libur lagi. Dan baru masuk lagi di minggu ke tiga ini. Apa kabar gaji saya yah.... Jadi kalo dihitung hitung hampir sebulan saya tidak bekerja bila dtotal denhan liburan semster desember lalu. Wow. super sekali. Pantes saya jadi super mager begini.  Pada hari pertama 'sok kuat' saya minggu lalu saya sudah memulai mengumpulkan nyawa bekerja dengan merapihkan meja kantor. Bekerja akan nyaman dan menyenangkan jika meja kerja kita rapih dan bersih. Bukan begitu?...