Rabu. Hari ini adalah hari
Rabu, rasanya baru kemaren saya membahas tentang ‘perasaan’ saya terhadap hari
ini minggu lalu. Dan sekarang sudah Rabu lagi. Waw ! what a time goes by so
quickly…saya jadi inget kejadian tadi pagi. Ketika terbangun, saya benar-benar amnesia
what today is it.. Saya pikir hari ini adalah hari Minggu.. saya gak tau dapet ‘wahyu’
darimana saya tadi pagi sampai-sampai menyangka bahwa hari ini adalah hari
Minggu. Fortunately , ingatan saya cepat kembali normal dan tersadar bahwa hari
ni adalah hari Rabu. Puncak segala hari bagi saya dalam satu minggu
kalender.
Well, ngomongin tentang
ingatan, daya ingat atau memori pada manusia, secara umum, kita memiliki tiga
jenis memori atau ingatan, yaitu ingatan indrawi, ingatan jangka pendek dan
ingatan jangka panjang.
Ingatan indrawi atau biasa
disebut sensory memory adalah ingatan yang informasinya didapat melalui panca
indranya. Informasi ini hanya tersimpan di dalam ingatan tidak lebih dari satu
detik saja. Ingatan ini akan hilang dan akan diganti dengan ingatan yang lain. Dengan
kata lain, ini adalah ingatan sekilas atau sekelebat saja.
Bila ingatan indrawi hanya ingatan sekelebat yang
tidak mendapat perhatian sepenuhnya dari penerima informasi (manusia), maka
ingatan jangka pendek atau short term memory merupakan ingatan indrawi yang
stimulusnya mendapat perhatian dari penerima informasi (manusia).
Dengan kata lain, IJPd tidak akan terbentuk di dalam otak a tanpa adanya
perhatian dari menerima
informasi terhadap informasi tersebut dan ingatan jenis ini, dapat bertahan
relatif jauh lebih lama lagi, yaitu sekitar 20 detik.
Lain halnya dengan ingatan jangka panjang atau long term memory. Ingatan jenis
ini tidak akan terbentuk tanpa adanya pengulangan informasi yang didapat oleh
penerima informasi (manusia) dan jelas, ingatan ini dapat bertahan didalam otak
lebih lama dari ingatan indrawi dan ingatan jangka pendek.
Ingatan memang sangat penting bagi manusia karena sebagai modal pokok dalam
menjalankan aktifitas dan mengahadapi persoalan hidup dengan kata lain, sebagian
besar aktifitas manusia bergantung pada memori. Memori yang menyimpan informasi
berupa pengetahuan faktual dan pengetahuan procedural yang memungkinkan kita
melakukan aktifitas secara berulang, menggunakan bahasa, serta menyimpan
informasi pengalaman masa lalu.
Daya ingat memang kadang
melemah, namun banyak cara untuk bisa memaksimalkan kemampuan daya ingat kita
Sumber:
1. Senam
Otak
Otak semacam
otot yang perlu dilatih secara berkala. Caranya, buat tantangan atau
tebak-tebakkan untuk diri sendiri yang dapat mengasah ingatan. Misalnya,
menyebut judul lagu-lagu lama, mengingat bait puisi saat kecil, atau sebut 10
barang yang ada di kulkas.
2. Makanan
Bukan hanya
minyak ikan yang dapat mempertajam daya ingat, tetapi juga bahan makanan
berwarna merah dan ungu seperti blueberry, buah bit, dan bawang merah. Bahan
makanan kaya asam folat seperti brokoli, pisang, dan kacang polong juga
bermanfaat menjaga kesehatan otak.
3. Air Putih
Fakta
menunjukkan bahwa seluruh fungsi organ tubuh akan berjalan dengan baik ketika
mendapat asupan air yang cukup. Tak terkecuali fungsi otak. Biasakan minum 6-8
gelas air putih sehari.
4. Tidur
Cukup
Tidur dibutuhkan
agar sel tubuh beristirahat dan beregenerasi. Termasuk sel otak. Sebab itu,
usahakan bangun kerja sama fisik dan mental yang baik agar tercipta tidur sehat
dan berkualitas.
5. Santai
Tekanan atau
stres membuat kerja otak melemah dan sulit berkonsentrasi. Dalam kondisi
demikian, istirahatlah sejek sambil melakukan aktivitas santai seperti membaca
buku, bermain game online untuk memulihkan kerja otak.
6. Permainan
Asah Otak
Kebiasaan
mengisi teka-teki silang yang tersedia di koran atau memainkan sudoku di
telepon genggam bermanfaat positif untuk meningkatkan daya ingat seseorang.
7. Berpikir
Mengingat
satu hal yang tak kunjung muncul di kepala pasti menjengkelkan. Saat
mengalaminya, jangan panik. Tenangkan diri sesaat sambil memikirkan hal-hal
ringan seperti jenis buah-buahan, jenis olahraga air, atau nama-nama sahabat.
Aktivitas itu akan membantu seseorang lebih cepat mengingat hal penting yang ia
lupakan.
8.
Bertamasya ke Masa Lalu
Melihat
kembali hal-hal di masa lalu secara tidak langsung melatih ingatan jangka
panjang. Saat pulang kampung misalnya, cobalah memunculkan kembali kenangan
masa kecil.
9. Berpikir
Lewat Gambar
Cara ini
bisa dipraktikkan saat menyusun daftar belanja. Catat barang-barang yang akan
dibeli sambil membayangkan diri sedang berjalan menyusuri lorong-lorong
supermarket dan menemukan produk yang diinginkan.
10. Olahraga
Lakukan
latihan fisik yang merangsang perbaikan sirkulasi darah seperti jogging, dan
aerobik. Sirkulasi darah yang lancar akan meningkatkan produksi oksigen ke otak
yang sangat bermanfaat untuk mempertajam kemampuan berpikir.
Semoga bermanfaat
TKP
Sumber Informasi:
http://www.smartnewz.info
http://goweluyo.blogspot.com/2010/10/memori-manusia-dalam-interaksinya.html

Komentar
Posting Komentar