Langsung ke konten utama

Badly Awaited



What today?
Hmm… pagi ini begitu cerah..langit bersama matahari terang benderang menerangi bumi.
By the way, saya sedang berkantor di Panjaitan, kantor pusat tempat saya bekerja. Menjelang weekend saya akan kembali ke kantor cabang, begitulah pembagian lokasi kerja saya saat ini.

Well, ini sudah diakhir bulan, bulan tua. Dompet makin menipis….(itu saya, hehe). Berharap waktu segera berputar ke bulan baru. Artinya: gajian..horeey.


 

Sama seperti karyawan bekerja pada umumnya, hari penggajian memang yang ditunggu disetiap awal bulan atau akhir bulan. Karena itu adalah hak kita setelah sebulan bekerja…

Yaah, walaupun belum berkeluarga dan tinggal dengan orang tua, yang artinya saya terbebas dari segala beban tunggakan uang kos, uang kontrakan, atau uang makan, dan sebagainya,  bukan berarti saya seenaknya menggunakan uang gaji saya. justru karena itulah, saya ingin bisa maksimal dalam mengelola uang bulanan saya agar tidak ‘hilang menguap’ begitu saja. Walaupun begitu, jujur saja, begitu banyak godaan untuk ‘menghambur-hamburkan’ uang.  ‘Mumpung masih muda, Tari’, mumpung masih sendiri, jangan terlalu ketat membatasi diri’…itupun mama saya sendiri yang bilang seperti itu…akhirnya..saya jadi galau..hahaha..

Dalam mengelola atau mengatur keuangan pribadi, saya sebenarnya berusaha tidak terlalu ketat, tapi tidak terlalu boros juga, shortly, masih bisa menikmati hiduplah..haha. Pengeluaran memang tidak pernah ada batasnya, selalu saja ada yang ingin dibeli, tapi yang menjadi masalah adalah pemasukan terbatas. Saya gak mungkin gajian tiap hari kan..kecuali saya ini pengusaha..hehe..jadi, dalam mengelola keuangan, saya berusaha mengalokasikannya secara tepat berdasarkan prioritas.

Nah, berdasarkan beberapa artikel yang saya baca, ada 4 hal yang harus diperhatikan dalam mengelola gaji dengan benar. Yaitu: konsumsi, utang, investasi, dan proteksi.

Dalam konsumsi, yang artinya adalah pengeluaran kita setiap bulannya yang begitu banyak dan berakar kemana-mana; untuk ini, unutk itu,  seperti yang saya sebut diatas, kita harus membuat prioritas. Apa yang menjadi kebutuhan utama kita saat ini. utamakan kebutuhan daripada keinginan. Itu kuncinya, karena pengeluaran tidak akan pernah ada habisnya. Jangan lupa juga untuk menyisihkan dana untuk charity…semampu kita.

Utang. Sejujurnya, jauuh dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya sangat menghindari hal yang satu ini. berhutang dalam bentuk uang khususnya. Karena berhutang akan selalu menjadi masalah. Maka, dalam doa saya, khusus saya panjatkan, “Ya Allah, cukupkanlah rizki hamba, dan jauhkalah hamba dari jerat hutang piutang….”
Saya akan berhutang bila benar-benar mendesak. Satu-satunya jalan terakhir. Itu selalu saya usahakan…jadi, hindarilah hutang (uang)…

Investasi..hmmm..saya belum terlalu “paham” dalam berivestasi alias belum berinvestasi sama sekali, karena berdasarkan referensi yang saya baca, investasi penting untuk menjamin keuangan masa depan. Bila hanya menabung, jumlahnya dan nilainya bertambah, tapi nilainya masih dibawah inflasi. Sedangkan berinvestasi, jumlah bertambah, nilai bertambah, tapi nilainya lebih tinggi dari inflasi…

….Jadi, saya akan mencari-cari, investasi apa yang cocok bagi saya….apa yaa…emas? Tanah ? entahlah..bantu saya..

And..the last poin: proteksi atau dengan kata lain perlindungan dan bisa disebut juga dengan asuransi..Saat ini banyak tawaran asuransi dimana-mana, dengan tawaran yang menggiurkan; pendidikan, kesehatan hingga jaminan masa tua. Nah, mari pilih yang sesuai dengan kebutuhan, jangan yang ditawarkan.

Selain 4 hal diatas yang harus diperhatikan dalam mengelola gaji, berikut ada tips dari pakar ekonomi yang diformulasikan khusus dalam mengelola keuangan gaji kita, yaitu: formula 70-20-10.

70:
70% bagian ini digunakan untuk biaya kebutuhan operasional sehari-hari alias kebutuhan umum kita. oleh karena itu kita sebaiknya membuat budgeting atau renacana belanja bulanan. Sama seperti diatas, pilh berdasarkan prioritas.

20:
20% adalah porsi reserved for unexpected atau cadangan tak terduga. Istilahnya untuk ‘jaga-jaga’, mungkin ada anggota keluarga, atau bahkan kita sendiri yang jatuh sakit tiba-tiba atau ada kebutuhan mendesak lainnya.

10:
10% adalah porsi untuk money saving. Bagian ini tidak boleh diganggu gugat karena sebagai investasi jangka panjang kita. untuk porsi ini tidak hanya dalam bentuk uang, bisa dalam bentuk emas atau yang lainnya. Intinya simpanan.


Sebenarnya dari 4 hal yang harus diperhatikan dan formula 70-20-10 tidak terlalu sulit menjalankannya. Yang penting niat dan insyaallah pengelolaan gaji akan terkelola dengan baik..dan tetap bisa menikmati hidup..haha..



Semoga bermanfaat

TKP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu RumahMu

“Labbaik Allaahumma labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka, laa syariikalak”.  Artinya: Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah tidak ada sekutu bagi Mu, Aku datang memenuhi panggilan Mu. Sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasaan adalah milik Mu, tidak ada sekutu bagi Mu. Yayasan pendidikan tempat saya bekerja memberikan 1 tiket gratis perjalanan umroh setiap setahun sekali bagi setiap karyawannya yang dianggap memenuhi syarat. Biasanya akan diberikan setiap acara halal bihalal lebaran idul fitri. Sore itu, saya ingat sekali, banyak sekali tamu yang datang untuk menanyakan informasi tentang sekolah dan bimbel. Saya bekerja di divisi bagian informasi sudah pasti harus tetap standbye di meja depan walaupun acara tengah berlangsung. Saya dengan senang hati tetap melayani tamu di depan, toh makanan akan tetap di antar ke ...

Sepotong Hati Saya Tertinggal Disana

  I hate small talk. I wanna talk about atoms, death, aliens, magic, intellect, the meaning of life, faraway galaxies.... Namun, terkadang ada di suatu waktu, saya tidak ingin bercerita. Apalagi bercerita banyak hal. Tentang apapun, atau kepada siapapun. Berdiam diri adalah suatu relaksasi buat saya dari kepenatan berbagai hal. Berdiam diri dan hanya menjadi observer di sekeliling saya. Mencerna banyak hal tanpa harus berkata kata. Seperti setahun belakangan ini, tak banyak hal yang ceritakan disini. Tidak seperti tahun sebelumnya. Kali mungkin masih sama. Walaupun saya baru saja mengalami seperti terbangun dari mimpi...mimpi yang selama ini hanya ada jauh didasar mimpi mimpi saya, ternyata bisa menjadi nyata. Itu adalah benar benar perasaan luarbiasa yang tak terkatakan. Hanya satu kalimat yang mungkin mewakili perasaan saya saat ini; "saya jatuh cinta, sepotong hati saya tertinggal disana" di rumah Allah...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...