Tadi pagi,
sebelum berangkat kerja sambil sarapan saya menyempatkan nonton film animasi asal Malaysia: Upin Ipin. film animasi ini di setiap penayangannya, menayangkan 2-3 judul episode, yang di setiap
episode berdurasi sekitar 7-5 menit. Walaupun
singkat, menurut saya pesan yang disampaikan cukup mengena di hati, cerita yang
ditampilkan pun tidak dibuat-buat, natural apa-adanya anak-anak. Membuat saya
khususnya terkenang-kenang oleh masa kecil yang menyenangkan.
Seperti yang
terjadi tadi pagi. Di salah satu episode, bercerita tentang Upin-Ipin dan
kawan-kawan yang mendapatkan tugas dari
Ibu Guru Jasmine untuk mengumpulkan jenis-jenis serangga. Mereka berlomba-lomba
mendapatkan ‘buruan’ serangga yang diinginkan. Menangkap serangga memang
susah-susah gampang. Itu yang saya tahu.
Karena ketika saya kecil dulu, saya dan saudara kembar saya memang ‘hobi’
berburu serangga. Belalang, kupu-kupu, dan capung adalah jenis serangga favorit
buruan kami. Kebetulan halaman belakang rumah kami saat ini lumayan luas dan
ditumbuhi tanaman-tanaman dan rerumputan yang merupakan tempat kesayangan
serangga-serangga berkumpul dan sore hari adalah waktu yang paling pas untuk
berburu serangga. Setelah pulang sekolah, makan dan istirahat.
Diantara serangga-serangga
lainnya, entah mengapa saya sangat menyukai capung. Bagi saya, capung adalah
serangga yang indah,tak kalah dengan kupu-kupu. Warna-warni tubuhnya beragam
dan mencolok serta matanya yang besar. Itu
yang membuat capung begitu menarik di mata saya. membuat saya ingin menangkapnya,
kemudian memasukkannya ke dalam stoples, jadi saya bisa melihatnya dekat-dekat,
tapi pada akhirnya saya selalu melepaskan kembali serangga ini karena saya
tidak pernah tega mengurungnya berlama-lama. Tidak adil rasanya bila hidup
serangga berwarna indah ini berakhir menyedihkan. Tidak selamanya keindahan itu
menyakitkan.
Bagi saya,
menangkap capung sangat seru, berlari-lari, dengan mata yang hanya tertuju
kemana arah capung ini terbang. Bila tidak berhati-hati, bisa terjatuh. Jadi dalam
menangkap capung, butuh kehati-hatian, ketekunan. Bila berhasil mendapatkannya
adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya.
Hmm..flashback
masa kecil saya itu bener-bener like a
song that goes around in my head..di sore hari yang sejuk, dimana matahari tak
terlalu lagi menyengat bersinar, berlari-larian di pekarangan rumah, diantara
rerumputan hijau dan pohon-pohon rindang..sesekali terjatuh, namun tidak
peduli, tetap terus berlari, demi seekor serangga berwarna indah…
Entah dimana
saya bisa menemukan capung-capung berwarna-warni itu..rasanya sudah
bertahun-tahun, jangankan menangkap, melihatpun hampir tidak pernah lagi.



Komentar
Posting Komentar