Hari minggu, tanggal 8 Juli 2012 dan sekarang
sekitar pukul 22.00 lebih setengah jam saat saya menulis ini. Besok adalah hari
Senin, permulaan hari. Besok juga adalah hari perdana buat anak-anak yang baru
masuk sekolah. Kebetulan saya bekerja di lingkungan pendidikan, jadi sudah
terbayang dari malam ini, saya besok akan melihat keceriaan anak-anak yang akan
memulai hari pertama mereka ke sekolah atau sebaliknya, keengganan untuk ke
sekolah karena harus berpisah sebentar dari orang tua atau pengasuh mereka.
Hal ini membuat saya sedikit terkenang kembali
saat saya menghadapi hari pertama sekolah. Rasanya saya tidak termasuk dalam
penggambaran suasana emoasi anak-anak diatas, karena yang saya ingat, saat memasuki hari pertama
sekolah, saya biasa saja. Tak ada perasaan istimewa, bahagia, atau sebaliknya
cemas atau enggan. Biasa saja. Mungkin saya ketika kecil memang benar-benar tak
punya perasaan, haha..
Namun pada akhirnya, perasaan biasa saja saya
ini berubah seiring berjalannya waktu. Dari mulanya tidak terlalu antusias
terhadap sekolah, bahkan saya tidak terlalu peduli peraturan sekolah (Saat
awal-awal sekolah di tingkat dasar saya sering dihukum kedepan kelas karena
sering memakai sepatu yang tidak sesuai aturan atau membuat keributan dengan
teman ala saya) saya kemudian tumbuh menjadi siswi yang sangat cinta sekolah.
Taat peraturan sekolah dan disiplin.
Itu bisa dibuktikan absen saya yang bersih. Bertahun-tahun
sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga menengah saya jarang sekali absen. Sekalipun
absen itu karena benar-benar berhalangan hadir yang dikarenakan sakit. Saya tidak
mudah begitu saja meninggalkan sekolah. Bahkan saya tidak mengenal kata bolos
dalam kamus sekolah saya. Mengikuti setiap peraturan. Hingga di tingkat perguruan tinggi pun begitu.
Jadi dengan kata lain saya punya nama baik dilingkungan sekolah saya pada
ahirnya, hehe..
Sekarang..saya bahkan bekerja di lingkungan
pendidikan, sekolah. Melihat anak-anak belajar sungguh menyenangkan. Menimba ilmu
untuk masa depan. Namun, Mendapatkan ilmu memang tidak hanya di sekolah. Bisa didapat
dimana saja. Bedanya bila di sekolah ada nilai sebagai award bagi yang
berhasil, menimba ilmu di kehidupan yang didapat adalah pengalaman yang
memperkaya jiwa kita hidup didunia ini. Memperkaya jiwa kita dalam menghadapi
kehidupan yang sangat singkat ini. Hidup penuh warna dan rasa, karena itulah
kita perlu kekayaan jiwa untuk menghadapinya.
Begitulah renungan saya malam ini. Selamat malam.
Hopefully much tomorrow is better than yesterday coz I really love my life :D
(Welcome to all new student of Yayasan Fatimah
Az Zahra; PG-TK-SD-TPA Az Zahra dan Bimbel Ning’s Course. Semoga ilmu yang
didapat bermanfaat, Aminn)

Komentar
Posting Komentar