Langsung ke konten utama

satu detik lagi



“Mbak, mau diramal nasibnya? Soal karir, jodoh...”

Sebentar lagi tahun 2014 akan segera berakhir dan tahun baru akan menjelang. Seperti biasa, ada satu fenomena yang saya perhatikan, yang tiap menjelang pergantian tahun ini menjadi topik hangat untuk diperbincangkan di berbagai media; Ramalan awal tahun dengan berbagai cara, shio, kartu tarot, astrology dan lain-lain. Siapa yang tidak tertarik? Ramal-meramal soal politik, karir, keuangan, masalah keluarga...dan yang tidak pernah habis dibahas...apalagi soal jodoh....*khusus buat yang single. Hehe...

Tadi siang, saat saya sedang berada di sebuah food court dan menunggu makanan pesanan datang, seorang ibu, berumur sekitar 50 tahun datang ke meja tempat saya menunggu. Menawarkan jasanya untuk meramal masa depan saya. Tapi karena kepercayaan yang saya anut mengatakan bahwa tidak diperbolehkan untuk minta diramal atau datang ke peramal, jadi saya menolaknya. Walaupun, jujur saja,..saya ingin tahu...sedikit saja...hehe...tapi, tetap, tidak boleh. Titik. Tidak ada tawar menawar, karena itu adalah bentuk komitmen dan kepatuhan saya,  jadi dengan senyuman saya tolak secara halus ibu peramal tadi yang sekilas, mirip peramal terkenal yang sering muncul di televisi. 

Mengapa hal ini menjadi semacam fenomena? Menurut seorang sosiolog dari artikel yang saya baca, itu terjadi karena saat ini segala sesuatu itu adalah tidak pasti, yaa itu soal karir, keuangan, rumah tangga, dan lagi-lagi jodoh...jadi orang-orang seperti mencari “pegangan” yang membuat mereka merasa yakin dan memiliki harapan. Banyaknya kejadian-kejadian yang terjadi belakangan ini, rasanya segala sesuatu itu serba tidak pasti. Tidak ada jaminan. Dan hal ini memang sering membuat orang jadi kehilangan sisi rasionalitasnya. Sayangnya, mendatangi peramal hanyalah sekedar harapan semu. 

Masa depan memang selalu ingin diketahui dan rahasia terbesar setiap makhluk hidup. Sudah fitrahnya, manusia, sebagai makhluk cerdas selalu ingin tahu. wajar saja kalo kita mencari cara untuk mengetahuinya. Tapi bagi pemikiran saya yang sederhana, lebih baik saya tidak mengetahui masa depan. Biarkan saja semuanya terjadi, natural. Setiap apa yang terjadi, entah tahun depan, bulan depan, minggu depan, besok, satu jam lagi, satu menit lagi atau bahkan satu detik lagi adalah surprise. Kejutan bagi saya. Bayangkan saja, kalo kita ulang tahun, dikasi kejutan pati seneng kan. Nah itu dia. Hal-hal yang tidak terduga itu lebih menarik. Bila baik itu sudah pasti akan menyenangkan, dan bila buruk bisa diambil hikmahnya. 

Bagi saya, hidup adalah kejutan, dan saya selalu menantikan kejutan-kejutan yang akan terjadi dalam hidup saya.   
Surpriseee.... :D

Happy holiday. 

TKP


 



Time XXI
And an astronomer said, "Master, what of Time?"

And he answered:

You would measure time the measureless and the immeasurable.

You would adjust your conduct and even direct the course of your spirit according to hours and seasons.

Of time you would make a stream upon whose bank you would sit and watch its flowing.

Yet the timeless in you is aware of life's timelessness,

And knows that yesterday is but today's memory and tomorrow is today's dream.

And that that which sings and contemplates in you is still dwelling within the bounds of that first moment which scattered the stars into space.

Who among you does not feel that his power to love is boundless?

And yet who does not feel that very love, though boundless, encompassed within the centre of his being, and moving not form love thought to love thought, nor from love deeds to other love deeds?

And is not time even as love is, undivided and paceless?

But if in you thought you must measure time into seasons, let each season encircle all the other seasons,

And let today embrace the past with remembrance and the future with longing. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu RumahMu

“Labbaik Allaahumma labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka, laa syariikalak”.  Artinya: Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah tidak ada sekutu bagi Mu, Aku datang memenuhi panggilan Mu. Sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasaan adalah milik Mu, tidak ada sekutu bagi Mu. Yayasan pendidikan tempat saya bekerja memberikan 1 tiket gratis perjalanan umroh setiap setahun sekali bagi setiap karyawannya yang dianggap memenuhi syarat. Biasanya akan diberikan setiap acara halal bihalal lebaran idul fitri. Sore itu, saya ingat sekali, banyak sekali tamu yang datang untuk menanyakan informasi tentang sekolah dan bimbel. Saya bekerja di divisi bagian informasi sudah pasti harus tetap standbye di meja depan walaupun acara tengah berlangsung. Saya dengan senang hati tetap melayani tamu di depan, toh makanan akan tetap di antar ke ...

Sepotong Hati Saya Tertinggal Disana

  I hate small talk. I wanna talk about atoms, death, aliens, magic, intellect, the meaning of life, faraway galaxies.... Namun, terkadang ada di suatu waktu, saya tidak ingin bercerita. Apalagi bercerita banyak hal. Tentang apapun, atau kepada siapapun. Berdiam diri adalah suatu relaksasi buat saya dari kepenatan berbagai hal. Berdiam diri dan hanya menjadi observer di sekeliling saya. Mencerna banyak hal tanpa harus berkata kata. Seperti setahun belakangan ini, tak banyak hal yang ceritakan disini. Tidak seperti tahun sebelumnya. Kali mungkin masih sama. Walaupun saya baru saja mengalami seperti terbangun dari mimpi...mimpi yang selama ini hanya ada jauh didasar mimpi mimpi saya, ternyata bisa menjadi nyata. Itu adalah benar benar perasaan luarbiasa yang tak terkatakan. Hanya satu kalimat yang mungkin mewakili perasaan saya saat ini; "saya jatuh cinta, sepotong hati saya tertinggal disana" di rumah Allah...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...