Langsung ke konten utama

just one point



Tahun ini ditutup dengan suasana suram dan muram, atas dasar rasa empati terhadap saudara-saudara yang sedang kehilangan.....

Liburan akhir tahun kali ini saya memilih lebih memaximalkan kegiatan di rumah. Bila sedang ingin keluar, saya keluar; untuk sekedar makan-makan dengan teman-teman, nonton film, atau sekedar mencuci mata di pusat perbelanjaan yang sedang banjir diskon dimana-mana. Rasanya seperti benar-benar “menikmati hidup” ; itu pikiran saya saat sedang sibuk-sibuknya dengan pekerjaan. Waktu terasa cepat berlalu. Wushh. Time flies. Semuanya menjadi berubah 180 derajat saat liburan seperti saat ini. Waktu terasa begitu lambat berjalan. Tanpa rutinitas. Tanpa deadline. dan ternyata, bila terlalu lama terasa membosankan juga. Haha. Apa sih mau saya?

Tahun 2014 akan segera selesai. Orang-orang sibuk membuat resolusi. Resolusi tahun baru, sebenernya adalah  sebuah tradisi sekuler yang  kebanyakan berlaku di dunia barat. Tapi belakangan mulai di adopsi orang-orang disini. Tujuannya sih baik, untuk perencanaan targetan kita kedepannya, jadi, setidaknya kita ada “tujuan” setahun kedepan, apa yang ingin dicapai. Dengan adanya resolusinya ini, anggaplah jadi pemicu. Trigger kita supaya lebih semangat lagi. Yah, kaadang, resolusinya dari tahun ke tahun sering tidak tercapai, haha...dan apapun resolusi kita, kuncinya satu; menjalankannya dengan baik dan konsisten. Fyuhhh..

Tahun 2014 akan segera selesai. Dirangkum dalam satu kata bagi saya tahun ini adalah tahun yang luarbiasa. Ada anugerah terindah yang saya dapatkan tahun ini. dan saya baru menyadarinya di akhir tahun ini. Bukan tentang sesuatu hal, dan bukan juga tentang seseorang, karena itu adalah sebuah perasaan dari hati saya yang paling dalam. mungkin saya tidak bisa bercerita panjang lebar disini karena hal ini bersifat sangat pribadi. Tapi ia adalah; kelegaan, keikhlasan. Adalah anugerah terindah saya tahun ini. Terimakasih ya Rabb....

Tahun 2014 akan segera selesai. Kalender-kalender 2014 akan ditutup, dan akan tampak perubahan yang jelas di ujung angka tahun di kalender yang baru. "Waktu terlalu lambat bagi orang yang menunggu; waktu terlalu cepat (datang) bagi orang yang takut; waktu terlalu lama bagi orang yang berduka; waktu terlalu singkat bagi orang yang bergembira; tapi bagi orang yang mencinta, waktu tidaklah demikian."
(Henry Van Dyke)

Dan saya sangat berharap, saya bukanlah budak waktu.....

Happy holiday
TKP



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu RumahMu

“Labbaik Allaahumma labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka, laa syariikalak”.  Artinya: Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah tidak ada sekutu bagi Mu, Aku datang memenuhi panggilan Mu. Sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasaan adalah milik Mu, tidak ada sekutu bagi Mu. Yayasan pendidikan tempat saya bekerja memberikan 1 tiket gratis perjalanan umroh setiap setahun sekali bagi setiap karyawannya yang dianggap memenuhi syarat. Biasanya akan diberikan setiap acara halal bihalal lebaran idul fitri. Sore itu, saya ingat sekali, banyak sekali tamu yang datang untuk menanyakan informasi tentang sekolah dan bimbel. Saya bekerja di divisi bagian informasi sudah pasti harus tetap standbye di meja depan walaupun acara tengah berlangsung. Saya dengan senang hati tetap melayani tamu di depan, toh makanan akan tetap di antar ke ...

Sepotong Hati Saya Tertinggal Disana

  I hate small talk. I wanna talk about atoms, death, aliens, magic, intellect, the meaning of life, faraway galaxies.... Namun, terkadang ada di suatu waktu, saya tidak ingin bercerita. Apalagi bercerita banyak hal. Tentang apapun, atau kepada siapapun. Berdiam diri adalah suatu relaksasi buat saya dari kepenatan berbagai hal. Berdiam diri dan hanya menjadi observer di sekeliling saya. Mencerna banyak hal tanpa harus berkata kata. Seperti setahun belakangan ini, tak banyak hal yang ceritakan disini. Tidak seperti tahun sebelumnya. Kali mungkin masih sama. Walaupun saya baru saja mengalami seperti terbangun dari mimpi...mimpi yang selama ini hanya ada jauh didasar mimpi mimpi saya, ternyata bisa menjadi nyata. Itu adalah benar benar perasaan luarbiasa yang tak terkatakan. Hanya satu kalimat yang mungkin mewakili perasaan saya saat ini; "saya jatuh cinta, sepotong hati saya tertinggal disana" di rumah Allah...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...