Untuk
mengukur kemampuan bahasa inggris, khususnya bagi non-native English speaker
(sayaaa..!!), kita bisa mencobanya pada tes TOEFL, TOEIC, atau IELTS. Memang
yang paling sering dipakai adalah TOEFL. Teruss…, apa bedanya ketiga jenis
tes-tes ini?
Secara umum,
tes TOEFL adalah tes bahasa inggris buat orang-orang yang mempelajari bahasa
inggris sebagai bahasa asing dalam konteks akademis, based nya di USA. Sedangkan
TOEIC itu sejenis tes khusus untuk komunikasi international. Nah, untuk IELTS,
sama seperti TOEFL, cuma bedanya based nya di UK atau negara-negara dibawah
naungan negara-negara commonwealth, Australia contohnya…
Berikut ini
sedikit rangkuman tentang ketiga tes pengukur kemampuan bahasa inggris..come on
read :D
TOEFL
TOEFL singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Sampai saat ini ada tiga jenis TOEFL yang di keluarkan oleh ETS (English Testing Service), yaitu:
TOEFL singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Sampai saat ini ada tiga jenis TOEFL yang di keluarkan oleh ETS (English Testing Service), yaitu:
1. PBT (Paper Based Test) TOEFL
2. CBT (Computer Based Test) TOEFL
3. iBT (internet Based Test) TOEFL
Apa saja
perbedaan dari semua bentuk TOEFL Test
tersebut?
1. PBT
(Paper Based Test) TOEFL
PBT-TOEFL
adalah bentuk TOEFL Test yang pertama kali dikeluarkan oleh ETS. Sistem test
pada PBT-TOEFL menggunakan paper atau lembaran-lembaran kertas soal dan lembar
jawaban yang harus diisi dengan pensil 2B.
Materi yang diujikan adalah:
Materi yang diujikan adalah:
-Listening
-Structure
-Reading
Score range 310
– 677. Lama waktu test adalah 2 - 2,5 jam.
2. CBT
(Computer Based Test) TOEFL
CBT-TOEFL
adalah bentuk kedua, menggantikan PBT-TOEFL. Sistem test CBT-TOEFL tidak lagi
menggunakan paper, tapi langsung dengan computer. Semua soal menggunakan
softwere dan setiap soal langsung dijawab / dikerjakan di computer. CBT pertama
kali dikeluarkan pada tahun 1998. Namun di beberapa negara di Asia, khususnya
Indonesia masih diperkenankan untuk menggunakan PBT (ITP-TOEFL) sebagai standar
International TOEFL Test. Sehingga pamor CBT di Indonesia sangat minim. Bahkan
hingga sekarang masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui apa itu
CBT-TOEFL.
Materi yang diujikan adalah:
Materi yang diujikan adalah:
-Listening
-Structure
-Reading
-Writing
Score range 0
– 300. Lama waktu test adalah 2 – 2,5 jam.
3. iBT
(internet Based Test) TOEFL
iBT-TOEFL
atau yang juga dikenal dengan Next Generation (NG) TOEFL adalah bentuk TOEFL
Test terbaru yang dikeluarkan ETS dan mulai diperkenalkan sejak tahun 2005,
tetapi di Indonesia, baru mulai diberlakukan sejak tahun 2006 sebagai standar
International TOEFL Test yang diakui di dunia. ETS banyak melakukan perubahan
pada format dan system TOEFL Test terbaru ini. iBT-TOEFL juga menggunakan media
computer, hanya saja system test pada iBT menggunakan internet. Dengan demikian
peserta test langsung on-line dengan ETS dan menjawab soal-soal test juga
secara on-line.
Materi yang di test adalah:
Listening
speaking
writing, and
Reading
Score
range of iBT is 0-120. Lamanya waktu test adalah 4 jam
Apa saja kegunaan TOEFL Score?
TOEFL Score biasa digunakan sebagai:
-Pra syarat untuk mendaftar ke Sekolah Menengah Atas
dan Universitas di dalam dan di luar negeri.
-Syarat memperoleh beasiswa di Sekolah Menengah
Tas dan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri.
-Syarat untuk melamar pekerjaan di perusahaan swasta
dan instansi pemerintah.
-Syarat untuk kenaikan jabatan atau promosi di
perusahaan swasta dan instansi pemerintah
IELTS
IELTS itu kependekan dari Internasional English Language Testing System. Digunakan lebih dari sekedar kebutuhan pendidikan, seperti pembuatan visa kerja diluar, atau perpindahan kewarganegaraan biasanya harus tes IELTS dulu. Namun sekarang juga sudah mulai ramai Universitas Eropa, UK dan US yang mengharuskan nilai IELTS sebagai syarat masuknya. Range nilai IELTS itu dari 1 sampai 9.
IELTS itu kependekan dari Internasional English Language Testing System. Digunakan lebih dari sekedar kebutuhan pendidikan, seperti pembuatan visa kerja diluar, atau perpindahan kewarganegaraan biasanya harus tes IELTS dulu. Namun sekarang juga sudah mulai ramai Universitas Eropa, UK dan US yang mengharuskan nilai IELTS sebagai syarat masuknya. Range nilai IELTS itu dari 1 sampai 9.
Ada
dua macam modul tes IELTS. Modul General training (GT) adalah modul tes yang
digunakan untuk keperluan visa atau untuk masuk ke sekolah tingkat SMA di luar
negeri. Modul akademik adalah modul yang digunakan untuk masuk ke tingkat
universitas. Bagian listening dan speaking dari kedua modul tersebut hampir
sama, sedangkan bagian writing dan reading untuk modul GT lebih sederhana
dibandingkan dengan modul akademik.
TOEIC
TOEIC ini kependekan dari Test of English for International Communication. sama seperti TOEFL dan IELTS, hanya TOEIC lebih spesifik fungsinya. TOEIC diambil bagi para calon pengajar Bahasa Inggris atau mau menjadi pengajar di luar negeri. Tidak hanya itu, ada juga keperluan lain seperti bisnis, indutri, dan perdagangan yang butuh juga TOEIC untuk dapet lisensi. TOEIC itu sendiri hanya terdiri dari 2 ujian yaitu listening dan reading, range nilai dari 10 sampai 990. TOEIC ini memang benar-benar buat kerja, bukan buat cari beasiswa. Tipe soal-soal TOEIC juga mengarah ke bisnis biasanya. Buat harga sekitar 400-600 ribu rupiah.
TOEIC ini kependekan dari Test of English for International Communication. sama seperti TOEFL dan IELTS, hanya TOEIC lebih spesifik fungsinya. TOEIC diambil bagi para calon pengajar Bahasa Inggris atau mau menjadi pengajar di luar negeri. Tidak hanya itu, ada juga keperluan lain seperti bisnis, indutri, dan perdagangan yang butuh juga TOEIC untuk dapet lisensi. TOEIC itu sendiri hanya terdiri dari 2 ujian yaitu listening dan reading, range nilai dari 10 sampai 990. TOEIC ini memang benar-benar buat kerja, bukan buat cari beasiswa. Tipe soal-soal TOEIC juga mengarah ke bisnis biasanya. Buat harga sekitar 400-600 ribu rupiah.
Dalam
perjalanannya, TOEIC kini terdiri dari beberapa edisi, yaitu Tes TOEIC
Listening-Reading, Tes TOEIC Speaking - Writing, dan TOEIC Bridge.
TOEIC Listening-Reading (L/R)
Tes ini
berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 200 butir. Jenis TOEIC ini
memiliki kisaran skor mulai dari 10-900.
TOEIC Speaking-Writing (S/W)
Tes ini
dikenalkan pertama kali pada tahun 2006. Tes Speaking ini menilai pengucapan,
kosa kata, tata bahasa, dan kelancaran, sedangkan ujian Writing mencakup
penilaian kosa kata, tata bahasa, koherensi penulisan wacana.
TOEIC Bridge
TOEIC Bridge
merupakan versi sederhana TOEIC. Tes TOEIC memiliki target pasar pada usia
siswa awal hingga menengah yang terdiri atas 100 soal dan berdurasi sekitar 1
jam.
Selain TOEFL-TOEIC-IELTS ada
beberapa tes lainnya yang fungsinya sama, yaitu pengukur kemampuan bahasa inggris,
namun memang lebih menjurus untuk menguji kemampuan akademis dasar (bahasa
inggris, matematika, sains dan kemampuan memecahkan kasus/masalah) seseorang apakah
layak atau tidak untuk melanjutkan pendidikan khususnya di Amerika, yaitu:
-SAT
(Scholastic Aptitude Test)
-GRE
(Graduate Record Examinations)
-GMAT
(Graduate Management Admission Test)
Sumber:
Semoga
bermanfaat
TKP

Komentar
Posting Komentar