Langsung ke konten utama

Aku Ingin Musim Semi Selamanya


 
MUSIM SEMI
Kahlil Gibran

Marilah, sayang, mari berjalan menjelajahi perbukitan,
Salju telah cair dan
kehidupan t'lah jaga dari kantuknya
Kini mengembara menyusur pegunungan dan jurang-jurang.
Mari menapaki jejak Musim Semi, yang menjelang,
Ladang-ladang jauh, dan mendaki puncak-puncak perbukitan
'Tuk menadah ilham dari tempat ketinggian,
Di atas hamparan ngarai nan sejuk kehijauan.

Fajar Musim Semi telah mernbeberkan gaunnya
Dari lipatan penyimpanan ke dalam peti musim Dingin.
Pada pohon persik dan batang sitrus disangkutkan selendangnya,
Yang tampil bertebaran bagai pengantin-pengantin putih
Dalam perhelatan Adat Malam Kedre.

Sulur-sulur daun anggur saling berpelukan bagai kekasih
Air parit pun lincah berlompatan menari ria,
Di sela-sela bebatuan, menyanyikan lagu riang.

Dan. bunga-bunga meletup bermekaran dari jantung alam,
Laksana buih-buih bersembulan, dari kalbu lautan

Kemarilah, sayang: mari mereguk sisa air mata
musim dingin,
dari piala kelopak bunga lili,
Dan menenteramkan jiwa, dengan gerimis nada-nada
Curahan simfoni burung-burung yang bernyanyi
Dalam gita sukacita. dibius angin mamiri.

Mari duduk di batu besar itu, tempat bunga fiola ungu
Berteduh dalam persembunyian, dan meniru
Kemanisan mereka dalam pertukaran kasih rindu.


(Khalil Gibran Sang Penyair)
Kumpulan Karya Puisi


aku ingin musim semi selamanya. tanpa batas waktu. bunga-bunga meletup bermekaran dari jantung alam. di hamparan ngarai nan sejuk kehijauan. 
aku ingin musim semi selamanya. tanpa batas waktu. dengarkan curahan simfoni burung-burung bernyanyi. dan menentramkan jiwa, dengan gerimis nada-nada.
aku ingin musim semi selamanya. tanpa batas waktu.  


TKP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu RumahMu

“Labbaik Allaahumma labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka, laa syariikalak”.  Artinya: Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah tidak ada sekutu bagi Mu, Aku datang memenuhi panggilan Mu. Sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasaan adalah milik Mu, tidak ada sekutu bagi Mu. Yayasan pendidikan tempat saya bekerja memberikan 1 tiket gratis perjalanan umroh setiap setahun sekali bagi setiap karyawannya yang dianggap memenuhi syarat. Biasanya akan diberikan setiap acara halal bihalal lebaran idul fitri. Sore itu, saya ingat sekali, banyak sekali tamu yang datang untuk menanyakan informasi tentang sekolah dan bimbel. Saya bekerja di divisi bagian informasi sudah pasti harus tetap standbye di meja depan walaupun acara tengah berlangsung. Saya dengan senang hati tetap melayani tamu di depan, toh makanan akan tetap di antar ke ...

Sepotong Hati Saya Tertinggal Disana

  I hate small talk. I wanna talk about atoms, death, aliens, magic, intellect, the meaning of life, faraway galaxies.... Namun, terkadang ada di suatu waktu, saya tidak ingin bercerita. Apalagi bercerita banyak hal. Tentang apapun, atau kepada siapapun. Berdiam diri adalah suatu relaksasi buat saya dari kepenatan berbagai hal. Berdiam diri dan hanya menjadi observer di sekeliling saya. Mencerna banyak hal tanpa harus berkata kata. Seperti setahun belakangan ini, tak banyak hal yang ceritakan disini. Tidak seperti tahun sebelumnya. Kali mungkin masih sama. Walaupun saya baru saja mengalami seperti terbangun dari mimpi...mimpi yang selama ini hanya ada jauh didasar mimpi mimpi saya, ternyata bisa menjadi nyata. Itu adalah benar benar perasaan luarbiasa yang tak terkatakan. Hanya satu kalimat yang mungkin mewakili perasaan saya saat ini; "saya jatuh cinta, sepotong hati saya tertinggal disana" di rumah Allah...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...