Langsung ke konten utama

Time Will Heal

Ternyata cukup lama juga saya meninggalkan blog ini, berbulan-bulan; dua tahun sudah. Saya pikir saya sudah kehilangan minat dalam menulis. Bahkan untuk sekedar menulis catatan harian yang biasanya rajin saya catat setiap hari, berbulan-bulan belakangan ini juga sudah saya tinggalkan. Setiap saya hadapkan diri dengan buku catatan harian atau akun blog ini, seketika kehilangan kata-kata apa yang akan ditulis. Saya lelah, menyerah, dan akhrnya pergi meninggalkan aktivitas yang sebelumnya sangat saya senangi ini.

Tapi, tiba-tiba hari ini saya ingin memulai kembali. Walaupun sejujurnya saya masih dalam keadaan mati ide. Yahh, jadinya saya tulis saja yang ada di hati saat ini...
Awal mula dulu saya membuat blog ini adalah sebagai terapi. Saya saat itu butuh pengalihan dari hal pahit yang sedang saya hadapi (saya tidak perlu menceritakan apa itu hal apa itu, karena sudah berlalu dan tidak penting lagi). Ini disebut healing therapy. Menulis sebagai terapi jiwa dan penyembuh dari gangguan psikologis berupa pengalaman buruk atau hal-hal pahit yang dialami. Bila dilakukan dengan intensive, in sha allah akan maximal hasilnya, yaitu berupa kesembuhan.

Dalam dua tahun belakangan ini, memang banyak hal yang terlewati. Masalah-masalah kehidupan tentu saja masih datang silih berganti. Bukan hidup namanya bila tidak ada masalah, hanya kini perbedaan cara menyikapinya, seiring bertambahnya usia, memang lumayan memberi dampak menjadi semakin berusaha lebih tenang menghadapinya. Laugh and cry pasti selalu ada. Tapi rasanya saat ini tidak suka menyia-nyiakan air mata saya seperti dulu.

Kehilangan kucing kesayangan di awal tahun ini salah satu hal yang membuat saya menangis. Saya tidak bisa menahan diri soal ini. Tapi saya merasa tidak boleh larut dalam kesedihan yang konstruktif, saya menghindari diri bertahan dalam kehidupan atau keadaan yang tidak membahagiakan, maka saya memberi waktu diri untuk bersedih dan saya percaya time will heal seperti kehilangan atau kedukaan yang sudah dialami sebelumnya.Kesedihan-kedukaan atas kehilangan adalah hal yang wajar tidak ada yang salah dengan itu tapi kita harus mampu bangkit dan tidak larut. Yes, it is; time will heal.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu RumahMu

“Labbaik Allaahumma labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka, laa syariikalak”.  Artinya: Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah, Aku datang memenuhi panggilan Mu Ya Allah tidak ada sekutu bagi Mu, Aku datang memenuhi panggilan Mu. Sesungguhnya segala puji, ni’mat dan segenap kekuasaan adalah milik Mu, tidak ada sekutu bagi Mu. Yayasan pendidikan tempat saya bekerja memberikan 1 tiket gratis perjalanan umroh setiap setahun sekali bagi setiap karyawannya yang dianggap memenuhi syarat. Biasanya akan diberikan setiap acara halal bihalal lebaran idul fitri. Sore itu, saya ingat sekali, banyak sekali tamu yang datang untuk menanyakan informasi tentang sekolah dan bimbel. Saya bekerja di divisi bagian informasi sudah pasti harus tetap standbye di meja depan walaupun acara tengah berlangsung. Saya dengan senang hati tetap melayani tamu di depan, toh makanan akan tetap di antar ke ...

Sepotong Hati Saya Tertinggal Disana

  I hate small talk. I wanna talk about atoms, death, aliens, magic, intellect, the meaning of life, faraway galaxies.... Namun, terkadang ada di suatu waktu, saya tidak ingin bercerita. Apalagi bercerita banyak hal. Tentang apapun, atau kepada siapapun. Berdiam diri adalah suatu relaksasi buat saya dari kepenatan berbagai hal. Berdiam diri dan hanya menjadi observer di sekeliling saya. Mencerna banyak hal tanpa harus berkata kata. Seperti setahun belakangan ini, tak banyak hal yang ceritakan disini. Tidak seperti tahun sebelumnya. Kali mungkin masih sama. Walaupun saya baru saja mengalami seperti terbangun dari mimpi...mimpi yang selama ini hanya ada jauh didasar mimpi mimpi saya, ternyata bisa menjadi nyata. Itu adalah benar benar perasaan luarbiasa yang tak terkatakan. Hanya satu kalimat yang mungkin mewakili perasaan saya saat ini; "saya jatuh cinta, sepotong hati saya tertinggal disana" di rumah Allah...

Saya Ingin Memberi Tahu Kamu Sesuatu..

Kamu tahu, apa yang paling menarik perhatian saya beberapa waktu belakangan ini? Buku-buku? Bukan . Kucing-kucing imut? bukan Cuaca? Yes. Cuaca. Kamu tahu mengapa? Sebentar langit mendung gelap matahari tertutupi awan awan pekat sebentar kemudian langit cerah terang benderang. Saya benar-benar memperhatikannya dari balik dinding kaca ruangan kantor saya. sejak berjam-jam tadi pagi-memperhatikan dari tempat duduk saya. tapi saya tidak tahu apa di tempatmu juga sama seperti disini. Seperti saat ini, saya lihat keluar-keatas tepatnya, awan gelap tampak menggantung di langit. Padahal jelas-jelas tidak lama tadi sinar matahari begitu menyilaukan..hmm.. Ah sudahlah. Itu bukan urusan saya memusingkannya. Saya saat ini sedang tidak ingin mencari-cari jawab seperti biasa. Saya ingin menikmatinya saja saat ini. Nah. belum 5 menit saya mengetik tentang si awan gelap tiba-tiba matahari kembali datang. Masha Allah.. Apakah hujan akan turun? Nobody knows. B...