senin pagi hari ini dimulai dengan
cahaya matahari yang terang benderang memasuki sudut sudut ruang di setiap
rumah rumah yang lembab, tidak seperti kemarin, kemarin lusa atau kemarin lagi
yang hujan turun terus menerus. hari ini matahari memberi kesempatan tanah yang
basah dan cekungan cekungan yang penuh untuk kering dan menyusut. dan hari ini
seperti yang sudah sudah juga, saya memasuki ruangan kerja. memulai hari dengan
saling menyapa dan berbagi cerita yang sempat terpotong. cerita tentang kisah
masing masing; cerita sebagai anak, sebagai istri atau sebagai perempuan yang
berjuang menghadapi waktu.
Waktu.
saya sering berbicara mengenai
waktu. time goes, time flies and time runs.
dia datang begitu cepat dan tak akan
kembali. yang hanya tertinggal adalah potongan besar atau kecil kenangan
kenangannya. bersiap dilupakan. atau gagal dilupakan.
Waktu.
waktu itu adalah masa lalu, masa
kini masa yang akan datang. masa lalu merupakan pelajran, masa kini merupakan
kenyataan dan amsa depan adalah harapan. dan bagi seorang pejuang waktu,
waktunya hanya akan selesai bila sang pemberi waktu mengambilnya kembali.
senin pagi hari ini dimulai dengan
begitu terang benderang.cahayanya merembes memasuki sudut sudut ruangan, bahkan
ke ruang terdalam. sudut hati.
SEBELUM
CAHAYA
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
ingatkan engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkan engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
Letto
aku terharu membacanya.. hohoho
BalasHapussemangat oenni.. semangat mengejar karir dan semngatmenjemput Abdullah.. smga selalu istiqomah yaa
mba tarii.. kamu tau gak bedanya kamu sama ikan???
fifi nnt klo pny anak someday nnt ksi nama abdullah aja, seneng bgt nama itu..haha..apa beda aq sama ikan??
BalasHapusiya, klo nikahnya sama ketrunan arabb anknya abdullah.. tpi kalo sama org jawa namanya saipullah..hahaa
BalasHapuskalo ikan gak bisa idup tanpa air, kalo kamu gk bisa idup tanpa abdullah.. eeaaaa
ini error yah, bls komen ke apus mulu...iyalah nnt klo aq udh ketemu abdullah aq..haha..pasti fifi gitu juga klo udh ketemu abdullah fifi..hihi
BalasHapus