Langsung ke konten utama

Whatever




Holaaaa, hari ini di luar cerah sekali..saya kembali bekerja setelah kemaren sehari (saja) beristirahat di rumah karena cold catching alias masuk angin, tapi kalo dokter bilang radang tenggorokan..#whatever-lah, yang penting today I’m better#

Di meja kerja, saya menemukan beberapa note-catatan dari orang-orang..salah satunya berisi:

Dari: mama Jovi
Pesan:
“mb tari, jovi nanti les tapi agak terlambat. sama mb ada dimana ya, jovi bw kue tutun…”

Waw, kue tutun? kue tutun aka kue keranjang ini memang khas imlek..kue yang mirip dodol ini memang akan sangat mudah dijumpai bila mendekati perayaan imlek sehingga menjadikannya ikon imlek. Saya baru inget, hari Minggu kemaren kan Imlek alias tahun baru cina..bahkan saya sempat menonton pertunjukan barongsai pada hari Minggu kemaren itu di sebuah mall.

Jovi, siswa bimbel tempat saya bekerja memang keturunan Tionghoa...dan dia berbagi kue tutun..hehe..asiik…

Nah dibawah ini adalah cara membuat kue keranjang beserta bahan-bahan yang diperlukan…insyaallah amann.. 



Resep Kue Keranjang:

- 1 kilogram tepung ketan yang baru ditumbuk - 600 gr gula pasir
- Keranjang kecil berukuran 10-12 cm, tinggi sekitar 7 cm
- Lelehkan gula pasir dengan dimasak bersama dengan air secukupnya sampai menjadi kental, lebih kental sedikit dari sirup.
- Campur air gula tadi dengan tepung ketan yang sudah ditumbuk. Uleni (aduk) adonan tepung dan gula tadi sampai adonan bisa untuk dipulung. Taruh di lelumpang (tempat menumbuk), lalu tumbuk supaya adonan bisa lebih halus. Diamkan selama 10 jam.
- Adonan kembali diberi gula cair (campuran gula pasir dan gula merah) sampai menjadi adonan yang basah. Aduk terus sampai adonan menjadi sedikit kental.
- Masukkan adonan ke dalam keranjang-keranjang yang sudah dialasi plastik atau daun pisang.
- Taruh keranjang yang sudah diisi adonan ke dalam kelakat (langseng) untuk dikukus, kurang lebih selama 3 jam dengan api besar.
- Setelah matang, angkat dan sajikan di piring saji. Kue keranjang ini sudah bisa langsung dimakan atau juga diolah kembali.
Banyak yang mengolah kue keranjang ini dengan cara digoreng, semua tergantung selera Anda.
Selamat mencoba!

TKP

(15.39 WIB: tak sabar menunggu jam pulang..makin sore kepala saya ternyata masi terasa berat...dan hujan yang saya tunggu sejak kemarin tiba-tiba turun...) 

Komentar