2-3 bulan terakhir wajah saya diserang jerawat parah..sepertinya
ini adalah fase jerawatan terparah dalam sepanjang hidup saya. Sedih banget.
Hal ini diawali keisengan saya mengganti pelembab wajah harian yang biasa saya
pakai. Saya sebenernya kadang suka jerawatn juga, tapi paling Cuma 1 atau 2
jerawat saja yang nongkrong manis di pipi atau di dahi. Tapi kali ini,
tega-teganya satu kompi pasukan jerawat meng-invasi wajah hampir di seluruh
area wajah saya tanpa ampun…#wuii bahasanya….
Akhirnya dengan amat sangat terpaksa saya mengunjungi salon untuk
treatment. Jujur aja, saya paling males
namanya ke salon. Ogah banget, untuk perawatan wajah saya lebih suka
merawatnya dengan tangan saya sendiri. Gak ada tangan lain yang boleh ngutak-atik,
pegang-pegang wajah saya selain tangan saya sendiri. Setiap 2 kali seminggu
saya rajin peeling, maskeran dengan bahan-bahan alami. Tapi untuk kali ini, saya
menyerah. White flag is waving … mari kita nyanyi lagu Dido-White Flag, eh,… ke
salon !!
Saat ini masa-masa jerawatan parah saya mulai berakhir. Sekarang tinggal
jerawat-jerawat kecil yang masih bertengger dengan manis di wajah saya, yang gede-gede sudah mulai menghilang dan
meninggalkan bercak-bercak kemerahan bekasnya tiada tara, benar-benar menguasai
hampir seluruh sudut wajah saya..hiksss..whuaaaaa....dan
wajah saya kali ini-mungkin akibat treatment dll, menjadi sedikit lebih kusam
dari biasanya…#memang untuk mengembalikan wajah saya ke-sedia-kala butuh
kesabaran, kalo instan patut dicurigai tuh krim-nya…
sabar..sabar…
Well, hikmah yang saya dapat selama ‘berperang’ melawan jerawat
beberapa bulan terakhir ini adalah saya jadi banyak membaca artikel-artikel,
blog-blog kecantikan yang membahas tentang perawatan wajah yang benar, dan juga
tentang bahan-bahan kosmetik yang berbahaya bagi kesehatan..yah, lumayanlah
nambah pengetahuan kan..selama ini saya kan gak pernah peduli..apa itu hidroquinon,
mercury dkk…yang dalam pikiran saya cuma satu, kamu,..eh salaah, maksudnya jadi
cantik…
dibawah
ini adalah bagaiaman cara untuk memilih kosmetik yang aman dan halal:
1. Legalitas produk
Pilihlah produk kosmetik yang legal. Hal ini ditunjukkan dengan
dicantumkannya nomor pendaftaran di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kode pendaftaran untuk produk kosmetik lokal adalah CD, sedangkan untuk produk
impor memiliki kode CL.
2. Daftar komposisi bahan
Dengan pengetahuan tentang bahan-bahan kosmetik yang halal, mashbooh
dan nonhalal, paling tidak sebagai saringan awal untuk memilih produk mana yang
aman dan halal untuk dipakai. Semakin lengkap komposisi yang dicantumkan,
biasanya produk tersebut semakin terpercaya, karena konsumen dengan mudah
mencari informasi mengenai bahan tertentu.
3. Nama dan alamat produsen
Nama dan alamat jelas produsen harus jelas tercantum pada label
kemasan yang mengindikasikan mudahnya akses bagi konsumen untuk memperoleh
informasi lanjutan mengenai produk bersangkutan.
Menjadi cantik adalah impian setiap wanita. Menjadi cantik berarti
kita merawat tubuh dan wajah. Nah, itu merupakan ungkapan syukur karunia Allah,
dengan merawat dan menjaga apa yang telah dikarunikanNYA kepada kita, tapi
tidak merubah bentuk dan tetap berada di koridorNYA. Menjadi cantik adalah
keindahan, bukankah Allah menyukai keindahan:
إن الله جميلٌ يحب الجمال، الكبر بطر الحق وغمط الناس)) رواه مسلم
"Sesungguhnya Allah itu
indah dan menyukai keindahan"
dan…menjadi cantik itu bukan hanya diluar. Kecantikan hati-lah sebagai poin utama. Bukan begitu sodari-sodari…mari jadi cantik…
TKP
Sumber:
http://benitoramio-nugroho.blogspot.com/2012/08/yuk-jadi-wanita-c-n-t-i-k-bersama.html
http://artikel-herbal.thifaonline.com/kosmetik-berbahaya/
http://fashionesedaily.com/blog/2012/05/01/bagaimana-memilih-kosmetik-halal/

Jerawat ohhh jerawat, mati 1 tumbuh 1000 (iiiih, amit-amit)
BalasHapus